Memilih Asuransi Pendidikan

asuransi pendidikan

asuransi pendidikan

Memilih Asuransi Pendidikan

KOMPAS.com – Berbagai peristiwa tak terduga dapat saja terjadi. Karena itulah, kita membutuhkan asuransi. Dari sekian jenis asuransi, kira-kira manakah yang menjadi perhatian Anda? Apakah asuransi jiwa, mobil atau pendidikan? Bisa saja kita memiliki ketiganya sekaligus karena memang sudah menjadi kebutuhan keluarga. Nah, kali ini kita akan mencoba menyoroti tentang asuransi pendidikan. Sebagai orang yang mungkin masih awam asuransi, Anda bingung bagaimana menghitung dan menyiapkan dana pendidikan anak.

Misalkan Anda adalah pasangan muda dengan seorang anak dan mempunyai penghasilan sebulan hanya Rp 2 juta. Kalau hanya bisa menabung, berapa uang yang harus Anda sisihkan setiap bulan?

Asuransi pendidikan memiliki karakteristik yaitu pengambilan investasi bisa disesuaikan dengan jadwal masuk sekolah anak Anda dan memberikan fungsi proteksi. Ini berarti ketersediaan dana pendidikan anak tetap terjamin meskipun risiko kematian terjadi pada diri Anda. (more…)

07 Nov 2013

7 Mitos Membeli Asuransi Jiwa

7 Mitos Membeli Asuransi Jiwa

KOMPAS.com – Kesadaran masyarakat untuk membeli produk asuransi sering disebut masih rendah. Hal ini sebagian disebabkan adanya dugaan-dugaan mengenai kerugian atau ketidakleluasaan yang akan diperoleh jika Anda membeli produk asuransi. Benarkah demikian?

Inilah yang perlu diluruskan. Asuransi jiwa adalah bagian penting dari perencanaan keuangan. Tetapi, salah pengertian mengenai asuransi jiwa bisa mencegah orang untuk mendapatkan manfaatnya. Kelak, ketika terjadi masalah, ia baru sadar seharusnya sudah sejak lama membeli asuransi. Agar Anda tidak termakan gosip atau omongan orang mengenai asuransi jiwa (yang belum tentu benar), sebaiknya Anda kenali dulu mitos-mitos seputar asuransi jiwa yang paling populer. (more…)

06 Nov 2013

Mengapa Harus Punya Asuransi?

KOMPAS.com – Asuransi merupakan upaya memindahkan risiko yang akan dihadapi seseorang di masa mendatang untuk dipikul atau ditanggung oleh pihak lain sebagai bagian usaha dari pihak lain tersebut. Pihak lain itu bisa perorangan ataupun lembaga. Biasanya pihak yang bisa menanggung risiko pihak lain dapat dilakukan dengan perjanjian dua pihak atau perjanjian publik yang dikelola oleh lembaga atau perusahaan asuransi.

Keluarga atau seseorang harus mempunyai persepsi atau pendapat atau kepastian akan adanya risiko di masa mendatang. Risiko tersebut dirasakan berdampak terhadap kehidupan keluarga atau seseorang di masa mendatang jika terjadi. Risiko tersebut dikelompokkan menjadi risiko kematian, risiko atas kerusakan atau hilang barang, dan berbagai risiko yang dapat diperhatikan perusahaan asuransi. Persoalan berikutnya adalah jika risiko itu tidak mau ditanggung pihak lain dan mempunyai kemampuan untuk menanggung sendiri, tidak diperlukan asuransi. (more…)

03 Nov 2013

Mengapa Asuransi Dibutuhkan ?

Asuransi Keluarga

Asuransi Keluarga

Mengapa Asuransi Dibutuhkan ?

Dalam dunia modern seperti sekarang ini hampir tidak ada yang tidak membutuhkan akan jasa Asuransi baik Asuransi jiwa maupun Kerugian.
Ada beberapa hal yang menjadi alasan pokok kenapa Asuransi di butuhkan

1. Fitrah manusia agar hari esok lebih baik

Tidak ada yang mengharapkan masa depan tidak lebih baik, baik bagi dirinya sendiri maupun keturunannya, sebagaimana Firman allah :
“ Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan” (Al Hasyr : 18 )
Asuransi menjadi salah satu ikhtiar merenacanaka masa depanlebih baik melalui program program nya yang membantu merancang masa depan lebih baik, misalkan bagaimana mempersiapka cadangan dan pendidikan bagi anak, merancang dana hari tua, dan sebagainya. (more…)

01 Nov 2013

TIPS MEMILIH PRODUK ASURANSI KESEHATAN

TIPS MEMILIH PRODUK ASURANSI KESEHATAN

Tips memilih produk asuransi kesehatan yang tepat untuk diri sendiri ataupun untk keluarga :

1. Tentukan kebutuhan asuransi apa yang diinginkan.

Hal ini penting dilakukan karena kita jangan sampai salah dalam memilih produk, jangan sampai terjadi apabila terjadi resiko, produk yang dipilih tidak sesuai yang diinginkan.
Produk yang biasa dipilih oleh masyarakat adalah
a. Produk yang menyediakan proteksi rawat inap di rumah sakit. Sistem proteksi rawat inap di rumah sakit pada dasarnya ada 2 macam yaitu
Proteksi rawat inap dengan sistem kartu (klaim dengan kwitansi asli) yaitu apabila opname di rumah sakit, maka saat pembayaran biaya rumah sakit hanya dengan menunjukkan kartu provider. Seluruh biaya rumah sakit mulai dari visit dokter, operasi, obat dsb diganti oleh asuransi. Tetapi dalam penggantian biaya tersebut ada batasan klas-klasnya (tergantung premi tiap bulannya). Produk ini cocok bagi pegawai swasta atau wiraswasta yang belum mempunyai proteksi rawat inap.
Proteksi rawat inap dengan sistem riembesment (klaim dengan fc kwitansi yang dilegalisir) yaitu apabila opname di rumah sakit, maka saat pembayaran biaya rumah sakit, pihak keluarga yang harus membayari dulu biaya rumah sakit, kemudian diklaimkan ke pihak asuransi. Biasa sistem ini hanya bersifat tunjangan rawat inap secara harian. Misalkan 5 hari opname , maka akan diganti oleh asuransi 5 hari x tunjangan biaya rawat inap secara harian (sebagai contoh sehari Rp 400.000 x 5 hari). Produki ini sangat cocok bagi seseorang yangtelah mempunyai proteksi rawat inap dari perusahaan , ASKES. Jadi sifatnya hanya membantu kekurangan biaya rumah sakit apabila terjadi kekurangan saat harus menambah / nombok biaya opname. (more…)

01 Nov 2013

Menyiapkan Dana Masa Depan

Asuransi Dana Pendidikan Anak

Asuransi Dana Pendidikan Anak

Menyiapkan Dana Masa Depan

KOMPAS.com – Sebagai ilustrasi, biaya pendidikan di sebuah perguruan tinggi negeri di Jakarta, yang pada tahun 2012 sekitar Rp 90 juta, pada tahun 2020 bisa mencapai Rp 200 juta. Bahkan, pada tahun 2025 bisa sekitar Rp 300 juta.

Untuk perguruan tinggi swasta di Jakarta, perkiraan biayanya jauh lebih tinggi. Misalnya, biaya pendidikan pada tahun 2012 sebesar Rp 200 juta. Pada tahun 2020 bisa melonjak menjadi Rp 450 juta, bahkan pada tahun 2025 bisa sekitar Rp 700 juta.

Lebih tinggi lagi biaya pendidikan di perguruan tinggi luar negeri yang pada tahun 2012 mencapai Rp 900 juta, pada tahun 2020 bisa menjadi Rp 2 miliar. Pada tahun 2025, meningkat lagi signifikan menjadi Rp 3 miliar.

Membayangkan angka-angka itu saja sudah membuat kita membuat hitung-hitungan sederhana di kepala. Seberapa besar dana yang harus kita siapkan agar kelak mencukupi kebutuhan biaya pendidikan itu? (more…)

01 Nov 2013

Program Asuransi Dana Pensiun (PAA+) dari Prudential

Program Asuransi Dana Pensiun (PAA+) dari Prudential

Rencanakan Program Dana Pensiun Sejak Dini sangat penting bagi anda dan keluarga tercinta.

Setiap orang pasti akan pensiun, dan berapapun usia Anda sekarang ini, pensiun adalah momen yang akan Anda hadapi. Karena pensiun adalah suatu kepastian maka seyogyanyalah setiap orang mempersiapkan diri untuk memasuki era baru dalam kehidupan itu. Persiapan psikologis, mental-spiritual, kesehatan dan tentu saja finansial.

Setiap manusia pasti akan masuk suatu periode yaitu periode masa pensiun, suatu masa yang cukup terasa “MENAKUTKAN” apabila tidak dipersiapkan dengan baik sejak masih dini. Masa pensiun adalah masa di mana setiap hari adalah hari libur tetapi di masa hari libur tersebut Anda dan keluarga Anda masih tetap harus mengeluarkan uang setiap hari untuk proses bertahan hidup sampai suatu ketika Anda berpulang ke rahmat Tuhan. (more…)

31 Oct 2013

Mengapa Asuransi Diperlukan?

Asuransi Prudential

Asuransi Prudential

Saat ini, ada orang yang sudah mengambil asuransi untuk dirinya sendiri maupun untuk keluarganya. Tapi masih ada banyak orang yang belum mempunyai asuransi walau hanya 1(satu) polis saja.

Walaupun orang tidak mengambil / beli asuransi, sebenarnya dia sendiri sudah ada asuransi. Karena secara tidak langsung dia telah mengasuransikan dirinya sendiri. Pada saat terjadi sesuatu maka yang mengeluarkan uang adalah diri sendiri, mengambil dari tabungan, menjual asset, atau mungkin juga meminjam dari saudara dan teman.

Berbeda halnya dengan orang yang mengerti fungsi asuransi, mereka tahu dan mau mengalihkan resikonya pada perusahaan asuransi. Sehingga kalau terjadi resiko, nasabah maupun keluarganya sudah tidak terlalu memikirkan soal biaya lagi, dan tidak menguras habis tabungan hasil kerja keras selama ini.

Masih banyak orang yang beranggapan bahwa agen hanya mencari nasabah untuk kepentingannya sendiri. Makanya agen terkesan memaksa bagi sebagian orang. Saran saya, jangan merasa terpaksa untuk mengambil asuransi.

YOUR LIFE IS IN YOUR HAND. . . . . (more…)

28 Oct 2013

Setiap orang hadapi risiko sakit dan mati

Setiap orang hadapi risiko sakit dan mati

JAKARTA. Semua orang, baik kaya maupun miskin, menghadapi dua risiko yang sama, yakni sakit dan mati. Seseorang boleh saja memiliki gaji ratusan juta rupiah saban bulan. Tapi, ketika sakit datang, ia tak bisa mengelak.

Gaji dan kekayaannya juga belum tentu cukup membiayai pengobatannya. Urusan kapan ajal menjemput kita lebih misterius lagi.

Masalahnya, ketika benar-benar datang, risiko sakit dan meninggal itu akan mengganggu perencanaan keuangan kita sebagai individu atau keluarga. Kematian orang yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, misalnya, bisa mengancam masa depan pendidikan buah hati. Persoalan kian rumit jika keluarga itu menanggung utang. (more…)

27 Oct 2013

Mengapa Kita Membutuhkan Asuransi?

Saat ini, ada orang yang sudah mengambil asuransi untuk dirinya sendiri maupun untuk keluarganya. Tapi masih ada banyak orang yang belum mempunyai asuransi walau hanya 1(satu) polis saja.

Walaupun orang tidak mengambil / beli asuransi, sebenarnya dia sendiri sudah ada asuransi. Karena secara tidak langsung dia telah mengasuransikan dirinya sendiri. Pada saat terjadi sesuatu maka yang mengeluarkan uang adalah diri sendiri, mengambil dari tabungan, menjual asset, atau mungkin juga meminjam dari saudara dan teman.

Berbeda halnya dengan orang yang mengerti fungsi asuransi, mereka tahu dan mau mengalihkan resikonya pada perusahaan asuransi.  Sehingga kalau terjadi resiko, nasabah maupun keluarganya sudah tidak terlalu memikirkan soal biaya lagi, dan tidak menguras habis tabungan hasil kerja keras selama ini.

Masih banyak orang yang beranggapan bahwa agen hanya mencari nasabah untuk kepentingannya sendiri. Makanya agen terkesan memaksa bagi sebagian orang. Saran saya, jangan merasa terpaksa untuk mengambil asuransi.

YOUR LIFE IS IN YOUR HAND. . . . .

Coba tanyakan pada diri sendiri, pada saat anak Anda butuh uang untuk kuliah apa Anda sudah menyediakan?
Pada saat terjadi kecelakaan yang tidak diharapkan dan diduga, bagaimana dengan biayanya?
Saat Anda atau anggota keluarga ada yang sakit, apa Anda sudah siap dengan segala biayanya?
Jangan pikirkan agen atau orang lain, pikirkan diri Anda.
Seringkali orang bilang pada teman bahwa dirinya tidak mungkin sakit, tapi kenyataannya……???
Pada waktu ada yang berbicara seperti itu hanya karena mereka belum mengalaminya.
Jadi pikirkanlah rencana Anda dengan baik untuk ANDA dan KELUARGA yg Anda cintai.

Lagipula asuransi bisa dianggap sebagai investasi tambahan selain bisa diwariskan untuk anak cucu. Dan mungkin juga untuk Anda wariskan bagi organisasi sosial di mana selama ini Anda bertindak sebagai donator, bilamana kelak Anda sudah tidak bisa melakukannya sendiri maka asuransi yang akan menjadi perpanjangan tangan Anda kepada orang-orang yang membutuhkan.

Saat ini asuransi bukan lagi sekedar asuransi, dunia asuransi semakin berkembang dengan diluncurkannya produk yang berbentuk unit link. Di Prudential produk ini dikenal dengan nama PRUlink, di mana diharapkan dengan hadirnya PRUlink dapat membawa dampak yang positif dalam setiap keluarga.

Untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai produk Prudential, silahkan anda (hanya yang serius saja) menghubungi :

Email 1 : agenasuransipru [at]gmail.com
Email 2 : rahadianhr999 [at]yahoo.com
HP : 0816 422 8238

08 Oct 2013